
Sistem Desain |Babbuza Dreamfactory
Di Mana Pemikiran Desain Menjadi Manufaktur Berkelanjutan
Babbuza Dreamfactory bukan sekadar pabrik. Ini adalah ekspresi fisik dari filosofi desain Yira Wu — di mana desain, manufaktur, dan keberlanjutan beroperasi sebagai satu sistem terintegrasi. Bagi Yira, keberlanjutan bukanlah fitur tambahan atau sertifikasi. Ini dimulai pada tahap desain dan diwujudkan melalui cara pemilihan material, cara produk diproduksi, dan bagaimana sistem berfungsi seiring waktu.
Merancang Keberlanjutan dari Dalam ke Luar
Babbuza Dreamfactory dirancang untuk memikirkan kembali bagaimana fasilitas manufaktur modern seharusnya berfungsi — tidak hanya secara efisien, tetapi juga secara bertanggung jawab. Bangunan ini mencapai Sertifikasi LEED V4 Emas, mencerminkan komitmen SHUTER terhadap tanggung jawab lingkungan jangka panjang, bahkan dengan biaya konstruksi dan operasional yang lebih tinggi. Yang lebih penting, pabrik ini berfungsi sebagai model kerja di mana keputusan desain berkelanjutan secara langsung mempengaruhi efisiensi produksi, penggunaan material, dan skala produk.
Keberlanjutan sebagai Sistem Desain
Sejalan dengan keyakinan Yira Wu bahwa "penyimpanan adalah perilaku," keberlanjutan di Babbuza Dreamfactory didekati sebagai sistem terintegrasi daripada sekadar slogan. Melalui strategi bangunan hijau yang terkoordinasi, pabrik secara signifikan mengurangi konsumsi air dan energi sambil mendukung produksi dalam volume tinggi — membuktikan bahwa tanggung jawab lingkungan dan skala industri dapat berdampingan dengan desain.
Ruang Membangun Mimpi
Di mana Keberlanjutan Menjadi Nyata. Di dalam Babbuza Dreamfactory, Yira Wu menciptakan Ruang Pembangunan Mimpi — sebuah lingkungan khusus di mana keberlanjutan tidak lagi abstrak, tetapi terlihat, dapat dijelaskan, dan dapat dibagikan. Alih-alih menyajikan keberlanjutan hanya melalui data, ruang ini memungkinkan mitra merek untuk mengalami bagaimana bahan, keputusan desain, dan proses manufaktur bersatu untuk membentuk produk yang bertanggung jawab.
Ruang yang Dirancang untuk Memahami Merek
Dirancang sebagai ruang pengalaman untuk mitra merek dan desainer, Ruang Bangunan Impian menerjemahkan bahan, manufaktur, dan keberlanjutan ke dalam bahasa desain yang sama — membantu pengunjung memahami tidak hanya apa yang livinbox ciptakan, tetapi juga bagaimana tanggung jawab dibangun ke dalam setiap produk dari konsep hingga produksi.
Dari Tur Pabrik ke Penceritaan Merek
Bagi klien merek, Ruang Membangun Mimpi memiliki tujuan yang lebih dalam. Ini menyediakan bahasa bersama antara desain, manufaktur, dan komunikasi merek — memungkinkan mitra untuk dengan percaya diri menerjemahkan praktik berkelanjutan livinbox ke dalam narasi produk mereka sendiri. Keberlanjutan di sini bukanlah sebuah klaim. Ini adalah proses yang dapat dilihat, dijelaskan, dan dipercaya.
Dari Bahan ke Keputusan Manufaktur
Di Babbuza Dreamfactory, bahan daur ulang pasca-konsumen diperlakukan bukan sebagai batasan, tetapi sebagai masukan desain. Dengan mempelajari bagaimana bahan berperilaku dalam alat dan produksi, keberlanjutan disematkan ke dalam proses desain sejak awal — memungkinkan pilihan yang bertanggung jawab untuk melampaui konsep dan menjadi solusi yang dapat diproduksi dan diskalakan.
Dirancang sebagai Bagian dari Sistem Desainer
Sebagai bagian dari keyakinan Yira Wu bahwa manufaktur itu sendiri adalah tindakan desain, Ruang Membangun Impian mencerminkan bagaimana livinbox mendekati keberlanjutan — bukan sebagai fitur, tetapi sebagai tanggung jawab desain. Ruang ini menyelesaikan hubungan antara filosofi desain, realitas manufaktur, dan kolaborasi merek.
- Video